Sekadar menelusuri jejak-jejak peradaban

11.2.12

Serambi Indonesia | Hari Ini

Serambi Indonesia, adalah surat kabar harian yang terbit di Banda Aceh, Aceh sejak 1989.

Awalnya, harian ini bernama Mingguan Mimbar Swadaya yang dipimpin oleh M. Nourhalidyn (1943-2000). Namun pada masa itu, mingguan yang berdiri pada 1970-an tersebut sering tak terbit.

Kemudian, M. Nourhalidyn bersama sahabatnya Sjamsul Kahar yang juga wartawan Kompas di Aceh, mencoba menjajaki kerja sama dengan harian Kompas Jakarta. Alhasil, tepat pada 9 Februari 1989, Mimbar Swadaya akhirnya menjelma menjadi harian Serambi Indonesia. M. Nourhalidyn duduk sebagai Pemimpin Umum dan Sjamsul Kahar sebagai Pemimpin Redaksi.

Pada saat tsunami meluluhlantakkan Aceh pada Desember 2004, Serambi Indonesia pun ikut menjadi korban. Kantornya yang megah berikut mesin cetaknya di kawasan Desa Baet, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, hancur lebur. Tak kurang 55 karyawan, 13 di antaranya adalah redaktur dan wartawan senior hilang. Mereka pun terpaksa berhenti terbit.

Namun pada 1 Januari 2005, Serambi kembali terbit dengan menggunakan mesin cetak miliknya yang ada di kota satelit Lhokseumawe.

Kantor yang baru berada di kawasan Bandara Lambaro, Aceh Besar, Banda Aceh. Kini harian telah bertiras 35 ribu eksemplar per hari itu dipimpin oleh Sjamsul Kahar sebagai Pemimpin Umum dan Mawardi Ibrahim sebagai Pemimpin Redaksi.

Sumber: Wikipedia dengan penyuntingan seperlunya



*Serambi Indonesia edisi hari ini di-update setelah tengah hari WIB


Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment