Sekadar menelusuri jejak-jejak peradaban

Seputar Indonesia, Selasa, 28 Juni 2011


TAJUK: Rekening Liar Pejabat
Berbagai modus ditempuh para pejabat negara di tingkat daerah maupun pusat untuk mengakali keuangan negara demi kepentingan pribadi. Di antara berbagai modus, yang sering dipraktikkan dan paling favorit adalah mengisi rekening pribadi dengan duit negara.
Belum lama ini Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan ribuan rekening tidak wajar atas nama pejabat daerah karena terindikasi korupsi. Sumber dana yang ada dalam rekening tersebut diyakini PPATK berasal dari dana anggaran pembangunan.
Meski Kementerian Keuangan sudah berulang kali menegaskan bahwa rekening pejabat yang menampung dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) adalah sebuah pelanggaran serius, tak mempan menangkal perilaku buruk tersebut.
Praktik semacam itu, menurut Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Marwanto Harjowiryono, jelas tak bisa ditoleransi. Berdasarkan aturan baku,transfer dana APBN untuk daerah harus melalui rekening kas negara ke rekening kas daerah. Sayangnya Kementerian Keuangan hanya bisa jadi penonton belaka.
Pasalnya, mereka tidak bisa mengawasi pejabat daerah yang mengisi rekening pribadi dengan anggaran negara. Fungsi pengawasan penggunaan anggaran di daerah sudah sulit diintervensi karena masuk dalam kewenangan wilayah otonomi daerah.
Meski aturan soal dana APBN dan APBD yang harus masuk rekening kas daerah sudah terang benderang, perilaku pejabat daerah yang memasukkan dana negara ke rekening pribadi susah dicegah. Karena, mereka telah menjadi “raja kecil”di wilayahnya masing-masing,produk sampingan dari otonomi daerah.
Harapan untuk menyetop praktik busuk para pejabat daerah tersebut kini berada di pundak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sebab,pihak berwenang pemberi sanksi baru bisa beraksi apabila ada hasil dari audit BPK. Bila memang terbukti, pejabat daerah memiliki rekening liar yang menampung dana APBN maupun APBD harus mendapat sanksi yang tegas.
Kita harus berkaca pada pemberian hukuman sejumlah pejabat yang terbukti menyelewengkan prosedur transfer anggaran dari pusat ke daerah dengan sanksi hukuman administratif, di antaranya penundaan kenaikan pangkat, yang ternyata tak membuahkan efek jera.
Yang terjadi sekarang justru semakin menjamurnya rekening liar para pejabat daerah seperti dipaparkan PPATK. Karena itu, sepak terjang BPK tidak bisa dibiarkan sendiri, Kementerian Dalam Negeri harus mengambil sikap proaktif di dalam memberantas rekening liar pejabat daerah.
Berdasarkan verifikasi sementara, rekening liar tidak hanya berputar di kalangan petinggi daerah tetapi juga bendahara daerah hingga pimpinan proyek. Sebab itu, BPK dan pemerintah (Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri) wajib merumuskan aturan yang tegas, misalnya, rekening pejabat daerah baik yang mencurigakan maupun tidak harus dilaporkan dan diaudit secara periodik.
Selain itu,Kementerian Dalam Negeri harus responsif di dalam menerima laporan PPATK yang berkaitan dengan rekening pejabat yang mengundang tanda tanya.Selama ini laporan PPATK cenderung diabaikan padahal laporan tersebut adalah kunci awal untuk menelusuri penyimpangan dana-dana anggaran yang telah ditransfer ke daerah.
Saat ini dana APBN yang dinikmati daerah tak kurang dari 70% dari total nilai APBN yang mencapai sebesar Rp1.200 triliun lebih.Artinya, pejabat daerah memang memiliki peluang yang besar untuk melakukan patgulipat atas anggaran yang jatuh ke daerahnya. Rekening liar pejabat daerah yang kabarnya mencapai ribuan itu adalah sebuah bom waktu yang siap meledak kapan saja.
Karena itu, kita berharap pemerintah yang berwenang bisa segera menjinakkan bom waktu itu.Sebab, rekening liar ibarat sarang pengelolaan uang tak jelas, di mana sangat berpotensi munculnya korupsi.●

Quote of the day
Tuesday, 28 June 2011
ImageKata-kata tanpa tindakan adalah pembunuh idealisme.

Herbert Hoover (1874-1964), politisi dan insinyur pertambangan.  

MIRROR: PENGUSAHA PERHIASAN CHINA ZHOU XIAOGUANG - Pedagang Antarstasiun Kereta yang Jadi Miliarder
Tak ada satu pun miliarder yang berhasil meraih kekayaan dalam waktu sekejap.Mereka memerlukan proses dan pengorbanan hidup. Zhou Xiaoguang adalah contoh paling nyata.
Dia merasakan getirnya pengorbanan dengan berjualan perhiasan di gerbong kereta dari satu stasiun ke stasiun lainnya. Dia harus membawa tas berisi pernik-pernik perhiasan. Jangan kira tas itu ringan.Berat tas berisi perhiasan manik-manik itu mencapai 50 kg atau lebih berat dari satu sak semen.
Tas seberat itu pun harus dibawa sendiri oleh Zhou dengan segala cara. Bahkan,kadang kala Zhou harus membawa satu karung perhiasan dengan berat mencapai 100 kg.Seorang pria saja tidak semuanya mampu membawa tas seberat itu sendirian. Belum lagi dia harus berpindah dari satu gerbong ke gerbong lainnya.
Dia juga tidak ragu untuk menjual perhiasan itu dari satu kota ke kota lainnya. Tapi,itu puluhan tahun silam.Kini Zhou sudah bisa tersenyum saat mengenang jerih payahnya.Dia sekarang memimpin Neoglory,perusahaan perhiasan pakaian dan kostum terbesar di dunia. Neoglory berhasil berkembang dengan pesat berkat tangan dingin Zhou yang selalu mengutamakan disiplin dan kerja keras.
Neoglory merupakan perusahaan yang memproduksi barang-barang perhiasan pakaian dengan harga yang murah.Mulai dari cincin,gelang, hingga kalung dengan harga yang ringan di kantong.Resep harga yang murah meriah itulah yang menjadikan penjualan perusahaan itu meroket.
Pertumbuhan bisnis yang paling cepat terjadi pada 1995–1998.Saat krisis ekonomi menerjang Asia,perusahaan yang dipimpin Zhou justru berhasil menguasai pasar China.Kini Neoglory memiliki ribuan toko yang tersebar di penjuru China. Sejak saat itu dia pun merekrut para manajer profesional dari Taiwan untuk membantunya memajukan bisnisnya.
Sebanyak 300 desainer pun direkrut untuk menghasilkan 100 desain baru setiap harinya. Berbasis di Yiwu,Provinsi Zhejiang,Zhou membawa kesuksesannya ke kota yang membesarkannya.Saat dia tinggal di Yiwu pada 1986, Yiwu merupakan daerah kumuh nan miskin.
Saat ini di Yiwu terdapat 4.000 perusahaan perhiasan dan mempekerjakan 100.000 orang.Sebanyak 70% produk perhiasan di seluruh China berasal dari Yiwu.Setiap tahun uang sebesar USD3 miliar berputar di kota itu,hanya dari sektor industri perhiasan. Zhou meninggalkan sekolah pada usia 16 tahun.
Dia ingin membuktikan bahwa kesuksesan bisa diraih dengan kerja keras.Dia meninggalkan bangku sekolah karena orang tuanya tidak sangkut membayar biayanya. Tapi,semangatnya pada dunia pendidikan tidak memupuskan harapannya melanjutkan kuliah.Pada usia 35 tahun Zhou melanjutkan kuliah dan mendapatkan gelar MBA.
“Saya merasa jika saya salah karena harus bekerja sebagai penjual keliling pada usia yang sangat muda,”kata Zhou dikutip dari BBC,mengenang perjuangan pahit pada tiga dekade silam. Hari ini perusahaan yang dikelola Zhou berhasil mendominasi industri lokal di China.
Selain mengelola bisnis perhiasan,dia juga mengembangkan bisnis properti dan memiliki tanah seluas 5 juta meter persegi di Yiwu.Dia juga melebarkan sayap dengan berinvestasi di bisnis minuman anggur dan investasi lainnya. Namun,perhiasan masih menjadi bisnis utamanya.Dia menjalankan bisnis itu bersama 28 anggota keluarga besarnya.
Bagi dia,bisnisnya harus memberikan manfaat bagi anggota keluarganya kemudian masyarakat sekitar. Dulu Zhou menjual perhiasan di stasiun kereta,kini dia menjualnya di lebih 70 negara. Neoglory pun memiliki mitra bisnis dengan pemilik merek ternama asal Austria, Swarovski.Swarovski menggunakan batu kristal yang diproduksi Neoglory.
Bahkan, penyanyi Celine Dion pun menggunakan perhiasan yang diproduksi Neoglory. Setiap tahunnya Zhou berhasil memikat para investor baru di Pameran Dagang Hong Kong.Dia juga membuktikan bahwa perhiasan China mampu bersaing dengan dominasi perusahaan perhiasan Hong Kong dan Korea Selatan.
Meski pernah menjadi “juara yang tersembunyi”, Neoglory kini menjadi merek yang diakui dunia.Permintaan terhadap perhiasan produk Neoglory mengalir dari Eropa dan Amerika Serikat.Kini Neoglory mengembangkan sayap pasar hingga ke Rusia, Amerika Selatan,hingga Timur Tengah.
“Kita harus mengembangkan sayap ke luar negeri untuk terus meningkatkan pertumbuhan,” ujar Zhou yang menjabat sebagai deputi di Kongres Rakyat Nasional (NPC) China.Ketika menghadiri pertemuan tahunan anggota legislatif itu,Zhou datang dengan gemerlap perhiasan yang menunjukkan dirinya memiliki perbedaan mencolok dibandingkan mayoritas anggota kongres lainnya.
Zhou mengungkapkan, para perempuan China kini dapat bersaing sejajar dengan pria.Dia menambahkan, para pengusaha muda perempuan juga mendapatkan bantuan khusus untuk memulai bisnisnya. Zhou dikenal sebagai orang yang sangat ramah.Perusahaannya merupakan pusat pelatihan para pakar perhiasan.
Setiap tahunnya kompetitor selalu membujuk para ahli perhiasan Neoglory dengan iming-iming gaji berlipat ganda agar mereka bersedia pindah perusahaan. Tapi, Zhou tidak pernah mempermasalahkan itu. Bagi Zhou,berbagi ilmu dan pengalaman kepada orang lain merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupannya.
“ Suatu hal yang mustahil jika satu pohon mampu membuat hutan.Diperlukan banyak orang dewasa yang matang untuk menghasilkan banyak perusahaan sukses,” katanya. “Jika para pengikut saya mampu berlari sangat cepat,maka saya pun harus berlari lebih cepat.”  ANDIKA HENDRA M


Headline

Pelindo I Galakkan Pembinaan Pelaku UMKM
ImageDirut Pelindo I Harry Sutanto (kiri) bersama sejumlah pengusaha UMKM yang menerima bantuan dari PT Pelindo I (Persero) di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, belum lama ini.
 
  • News
    Militer di Perbatasan Lebanon
    Tuesday, 28 June 2011
    Image

    Tokoh cendekiawan menggelar pertemuan publik kemarin di Damaskus, Suriah. Mereka membahas cara menyelesaikan krisis yang membelit Suriah sejak pertengahan Maret.
     
  • Sports
    GELIAT THE GUNNERS
    Tuesday, 28 June 2011
    Image

    LONDON– Arsenal meninggalkan tradisi merekrut pemain muda. Kini, The Gunners berburu punggawa matang demi melabuhkan trofi ke Emirates. Setelah selangkah lagi mengamankan Gervinho, Arsenal mengejar Juan Mata dan Ricardo Alvarez.
     
  • LifeStyle
    Ciptakan Kesan lewat Cahaya
    Tuesday, 28 June 2011
    Image

    Dua buah table lamp ditempatkan di sisi tempat tidur. Bias cahayanya menciptakan kesan yang menenangkan.
     
  • Berita Utama Lainnya

  • Soal BBM Jangan Bawa MUI
    Tuesday, 28 June 2011
    JAKARTA– Langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam kebijakan bahan bakar minyak (BBM) menuai kritik berbagai kalangan.
     
  • Betapa Kocaknya Pemerintah
    Tuesday, 28 June 2011
    Paling tidak ada dua peristiwa yang dapat menunjukkan betapa “kocaknya” pemerintahan ini, yakni soal penanganan kasus tenaga kerja Indonesia (TKI) dan penanganan kasus mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M Nazaruddin.TKI sering disebut sebagai pahlawan devisa.
     
  • Moratorium TKI Tak Pengaruhi Pengiriman Haji
    Tuesday, 28 June 2011
    BANDUNG – Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan, moratorium tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Arab Saudi tidak akan mengganggu pengiriman haji dari Indonesia.
     
  • 2,5 Juta Lapangan Kerja Wajib Disiapkan
    Tuesday, 28 June 2011
    JAKARTA– Pemerintah wajib menyiapkan sedikitnya 2,5 juta lapangan pekerjaan baru di dalam negeri sebagai konsekuensi dari kebijakan penghentian sementara atau moratorium pengiriman jasa tenaga kerja Indonesia (TKI) mulai Agustus 2011.
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

Cara Seo Blogger